Dinas Pendidikan Kota Bekasi Kembali Verifikasi Data GTK Dan TKK.

By Renprog 02 Jan 2019, 16:32:34 WIB Umum
Dinas Pendidikan Kota Bekasi Kembali  Verifikasi Data GTK Dan TKK.

Kota Bekasi –  Dinas Pendidikan Kota Bekasi kembali memverifikasi data ribuan Guru Tenaga Kontrak (GTK)  dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) untuk tahun 2019. Melalui Kasie ke pegawaian Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dra. Yanti Mariawati M.SI, di ruang kerjanya Rabu, 02/01/2019 mengatakan, pendataan di lakukan terhadap seluruh pegawai  GTK dan TKK yang ada di linkup Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk penge – SK an Kembali.

Yanti, menambahkan, pihaknya melakukan verifikasi data GTK maupun TKK untuk di ajukan ke Wali Kota Bekasi. “Setiap tahun SK di perbaharui, ungkap Yanti, karena setiap tahun ada perubahan data. Yanti, mencontohkan tahun 2018 terdapat 2,999 orang Guru Tenaga Kontrak (GTK) dari seluruh GTK yang ada, baik SD maupun SMP setelah di lakukan verifikasi jumlahnya menjadi 2,937 orang, begitu juga Tenaga Kerja Kontrak (TKK) ada perubahan data saat ini yang kita catat setelah dilakukan verifikasi tinggal 2,356 orang, tambahnya.

Perubahan data GTK dan TKK ini  menurut Yanti, di sebabkan beberapa hal, seperti adanya TKK dan GTK yang mengundurkan diri, ada juga yang meninggal dunia ataupun pindah ke SKPD lain. Seperti tahun 2018 yang lalu ada 11 orang yang menjadi Caleg, mereka harus mengundurkan diri terlebih dahulu,” tambahnya.

“Sebenarnya semua aturan terkait GTK maupun TKK sudah ada ungkap yanti lagi,  bisa di lihat dalam perwal yang di keluarkan oleh Pemerintah Kota Bekasi, seperti Perwal 06 tahun 2017 tentang hari dan jam kerja, Perwal 72 tahun 2018 tentang pembinaan TKK, Perwal 11 tahun 2017 tentang penilaian kinerja dan Perwal 35  tahun 2018 untuk GTK tentang pembinaan dan penilaian kinerja.

Selain itu kita lakukan pendataan, agar anggaran yang di keluarkan oleh Pemerintah Kota Bekasi sesuai dengan data yang ada, semuanya harus sejalan, karena semuanya kan memerlukan biaya ataupun anggaran,” tutup Yanti. ? JOS [Info Pendidikan News –]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari akun Facebook

Tulis Komentar

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

  1. Supriyanta 02 Feb 2019, 08:45:22 WIB

    Yth. Ibu Sekretaris Disdik Kota Bekasi,
    Saya, guru PNSD Kulon Progo, mohon petunjuk tentang syarat dan prosedur pengajuan mutasi ke wilayah kerja Kota Bekasi. Terima kasih.

    admin 25 Mar 2019, 12:07:06 WIB

    Silakan ajukan melalui BKD Kab Kulon Progo terlebih dahulu.

    Endang 30 Mar 2019, 19:19:02 WIB

    Assalamualaikum,
    Bapak kepala diknas Bekasi.

    Sebelumnya saya mohon maaf, serta mohon ijin memberikan uneg uneg dan sedikit masukan terkait PPDB Bekasi ( Penerimaan Peserta Murid Baru).

    Nama saya, Endang Puncaraningsari.
    Saat ini tinggal di kelurahan JatiCempaka, Pondok Gede, Bekasi.

    Selain sebagai pemerhati pendidikan, saya juga orangtua yang memiliki anak yang harus berjuang memperebutkan kursi di SMAN 5, sekolah terdekat tempat tinggal saya.

    Walaupun SMAN 5 Bekasi adalah SMA terdekat dengan tempat tinggal saya, sekolah itu berjarak 1,1km dari rumah saya.

    Yang membuat saya galau adalah sistem zonasi yang diberlakukan adalah satuan meter.

    Sistem zonasi PPDB tahun lalu, tahun 2018 serasa kurang fair untuk para siswa yang memiliki nilai Hasil UN cukup tinggi, tapi bertempat tinggal lebih dari 400meter.

    Banyak siswa terbuang dan terpaksa masuk sekolah swasta.
    Yg diterima adalah calon siswa yg berjarak rumah SANGAT SANGAT dekat.

    Hal ini membuat doktrin, bahwa "masuk sekolah negeri, tidak harus memiliki nilai bagus,
    Tapi cukup memiliki rumah yang dekat dengan sekolah tujuan"

    PPDB tahun ini, ada sedikit perbaikan dengan adanya kenaikan kuota mencapai 90%.
    Kami banyak berterima kasih..

    Yang masih membuat kami galau adalah, bagaimana diknas pemkot bekasi membagi 90% zonasi yang diberikan.

    Sebagai contoh SMAN 5, yang mengcover 4 kelurahan.

    Masukan saya adalah seharusnya calon calon siswa yg berasal dari kecamatan pondok gede,
    Walau berjarak berbeda karena dari kelurahan yang berbeda, memiliki hak yang sama utk bisa masuk SMAN 5 yaitu dengen seleksi Nilai UN.

    Artinya Seleksi ZONASI seharusnya berdasarkan kecamatan.
    Dan bukan berdasarkan jarak satuan meter.

    Lalu disaring lagi berdasarkan nilai UN.
    Yang merupakan apresiasi kerja keras siswa selama 3 tahun belajar.

    Demikian sedikit masukan dari saya, warga Bekasi.

    Semoga bpk diknas beserta jajaran yang terkait dapat mempertimbangkan dan memutuskan keputusan yang tepat, adil serta bijaksana.

    Untuk kemajuan pendidikan kota Bekasi..
    ????????????????????????

    Mohon maaf jika kurang berkenan, dan kami banyak terima kasih..????????

    Wassalam,
    Endang Puncaraningsari
    0812 8841 2555

    Noted: masukan ini juga utk PPDB SMPN

    admin 12 Apr 2019, 18:11:11 WIB

    Terima kasih atas masukkannya, akan kami koordinasikan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat selaku pengelola SMAN dan SMKN.

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar