- MPLS Ramah dan Beradab SDI Assuryaniyah 2026: Tanamkan Adab, Cegah Bullying, Bentuk Generasi Berprestasi
- SDN Margahayu V Gelar MPLS Ramah Bertema Kerajaan
- Kesiapan CAT SPMB 2026: Mayoritas SMP Negeri Kota Bekasi Telah Memiliki Laboratorium Komputer
- Dinas Pendidikan Kota Bekasi ajak masyarakat kawal SPMB 2026 yang Objektif, Transparan, Akuntabel, Tanpa Pungli dan Tanpa Gratifikasi
- PPID Disdik Kota Bekasi: Verifikasi Data Jadi Kunci Distribusi Hasil TKA
- Informasi Jalur Domisili SPMB: Kuota SD dan SMP di Kota Bekasi dan Wilayah Perbatasan
- Aturan Dokumen yang Wajib Peserta Bawa Saat Ujian CAT
- Pendaftaran Murid Baru Kota Bekasi 2026 Resmi Dimulai
- Aturan Baru Sistem Penerimaan Murid Baru Kota Bekasi Bekasi 2026
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Perkuat Transparansi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) TA 2026/2027
Komisi X DPR RI Kunjungi Kota Bekasi, Cek Sekolah Penggerak

Keterangan Gambar : Kunker Komis X DPR RI ke SMP Negeri 14 Kota Bekasi
Pemerintah Kota Bekasi menerima rombongan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dalam rangka Kunjungan Kerja Spesifik Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Sekolah Penggerak di SMP Negeri 14 Kota Bekasi, pada Jumat (3/9/21).
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Dr. Inayatullah, M.Pd dalam sambutannya menerangkan Kota Bekasi merupakan salah satu dari 111 Kota/Kabupaten yang terpilih menjadi perintis program Sekolah Penggerak yang dilaunching pada 16 Februari 2021 lalu.
"Saat ini, untuk jenjang SD ada 15 Sekolah Penggerak, dan 13 Sekolah Penggerak untuk jenjang SMP di Kota Bekasi," kata Kadisdik.

Sekolah Penggerak di Kota Bekasi diantanya: SMPN 3; SMPN 5; SMPN 6; SMPN 12 ; SMPN 14; SMPN 17 Kota Bekasi; SMP Al-Azhar 8; SMP Labschool Cibubur; SMP Nasional 1; SMP PGRI Astra Insani.
Sekolah Penggerak merupakan bagian dari arah kebijakan Pendidikan Kemendikbud Merdeka Belajar Episode ke-7.
Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program ini bentuk kolaborasi antara Kemendikbud dengan Pemerintah Daerah (Pemkot Bekasi), dimana komitmen Pemda menjadi kunci utama.
Secara umum, Program Sekolah Penggerak terfokus pada pengembangan SDM sekolah, mulai dari siswa, guru, sampai kepala sekolah. Kualitas siswa diukur melalui pencapaian hasil belajar di atas level yang diharapkan dengan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.
Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI dipimpin Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf, Anggota Komisi X Puti Guntur Sukarno, Anggota Komisi X DPR RI M. Hasanudin Wahid, Anggota Komisi X DPR RI Fahmi Alaydroes.










