- Kesiapan CAT SPMB 2026: Mayoritas SMP Negeri Kota Bekasi Telah Memiliki Laboratorium Komputer
- Dinas Pendidikan Kota Bekasi ajak masyarakat kawal SPMB 2026 yang Objektif, Transparan, Akuntabel, Tanpa Pungli dan Tanpa Gratifikasi
- PPID Disdik Kota Bekasi: Verifikasi Data Jadi Kunci Distribusi Hasil TKA
- Informasi Jalur Domisili SPMB: Kuota SD dan SMP di Kota Bekasi dan Wilayah Perbatasan
- Aturan Dokumen yang Wajib Peserta Bawa Saat Ujian CAT
- Pendaftaran Murid Baru Kota Bekasi 2026 Resmi Dimulai
- Aturan Baru Sistem Penerimaan Murid Baru Kota Bekasi Bekasi 2026
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Perkuat Transparansi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) TA 2026/2027
- Survei Kepuasan Masyarakat TW I Tahun 2026 Dinas Pendidikan Kota Bekasi
- Tingkatkan Kualitas Layanan
SMPN 4 Kota Bekasi Gelar Roots Day

Kemendikbudristek bekerjasama dengan UNICEF Indonesia dan
mitra melaksanakan program pencegahan perundungan dan kekerasan berbasis
sekolah “Roots Indonesia” ke lebih dari 1.800 SMP dan SMA Sekolah Penggerak dan
SMK Pusat Keunggulan di tahun ini (2021). Program Roots Indonesia akan
melibatkan siswa sebagai Agen perubahan dan guru sebagai Fasilitator.
Kali ini terpilih secara sistematis 30 siswa SMPN 4 Kota
Bekasi sebagai duta perundungan yang berasal dari kelas 7, 8, dan 9 dimana data
siswanya diambil dari dapodik.
“Sistem yang memilih sehingga 30 anak ini terpilih dari mulai 15 yang higt, 10 yang midle, 5 yang lower dan itu sistem yang bekerja bukannya dipilih oleh guru, oleh kepala sekolah, dari dapodik sistemnya itu,” pungkas Sungkawati Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Bekasi.
Roots Day (Hari Anti Perundungan) sebagai upaya mencegah aksi perundungan atau bullying di lingkungan sekolah, SMPN 4 Kota Bekasi kali ini mengambil tema "Tolak Perilaku Perundungan, Prestasi Hebat, Karakter Kuat" pada, Rabu (10/11/21).
Hj. Sungkawati menjelaskan, program Roots Day merupakan program global pencegahan kekerasan di kalangan teman sebaya. Para duta diharapkan bisa memberikan contoh agar berperilaku baik dan menebarkan kebaikan sehingga tidak ada kekerasan dikalangan teman sebaya yang berfokus pada upaya membangun iklim yang aman di sekolah.

Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi,
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dr. Inayatullah, Kasi Bidang SMP Disdik
Kota Bekasi Mawardi, DPPPA Kota Bekasi, Camat Bekasi Selatan, Lurah Kayuringin,
Korlas, dan Komite Sekolah.
Sgkawati berharap dengan kegiatan ini lahirlah anak-anak
kembali kepada karakter budaya Indonesia yang ramah.
“Anak-anak ditengah
krisis karakter mudah-mudahn dengan adanya kegiatan roots day program anti
perundungan ini anak-anak kembali kepada karakter budaya indonesia yang ramah
dan inovasi, kreatif belajar dan mengaji,” pungkas Sungkawti.










