- Tingkatkan Transparansi Pelayanan Publik, Disdik Kota Bekasi Sediakan Ruang Pengaduan Resmi dan Layanan PPID Pelaksana
- Petunjuk Evakuasi Gedung 3 Lantai Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Kenali Jalur Keselamatan Sejak Dini
- SILAT V2 Kota Bekasi, Akses Layanan Perizinan Pendirian Sekolah
- Survei Kepuasan Masyarakat TW II Tahun 2026 Dinas Pendidikan Kota Bekasi
- Disdik Kota Bekasi Sosialisasikan Whistleblowing System
- Disdik Kota Bekasi Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh 8–9 September 2026 Antisipasi Paparan Abu Vulkanik
- Dinas Pendidikan Kota Bekasi Tingkatkan Kewaspadaan Sekolah terhadap Abu Vulkanik
- Siswa dari Luar Negeri Ingin Melanjutkan Sekolah di Indonesia? Ini Prosedur Penyalurannya
- Panduan Mendirikan PKBM: Tahapan, Persiapan, Perizinan, dan Pengelolaannya
- Selamat Hari Pramuka ke-65: Pramuka dan Ketahanan Pangan Menjadi Pilar Menuju Indonesia Emas 2045
Kunjungan Pj Walikota Cek Kesiapan Verifikasi PPDB Online Kota Bekasi

Penjabat (Pj) Walikota Bekasi Ruddy Gandakusuma mengecek verifikasi pindah rayon atau jalur luar kota dan jalur prestasi pada tahapan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online Kota Bekasi tahun ajaran 2018/2019 di SD Margahayu 5 Kecamatan Bekasi Timur, Selasa, (26/6/2018). Ia ingin memastikan proses tahapan seleksi PPDB bisa berjalan maksimal.
Setelah dari SDN Margahayu 5, Ruddy melanjutkan untuk meninjau kantir Kecamatan Bekasi Timur. Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzie, Ruddy melihat proses verifikasi dan input data hasil berkas siswa yang dilakukan.
Di semua kecamatan, serentak pada 25,26, 28 Juni 2018 sedang dilakukan verifikasi data siswa yang berkesempatan masuk jalur afirmasi atau warga tidak mampu, dan jalur zonasi atau kewilayahan.
Ruddy pun cukup mengapresiasi pelayanan yang diberikan kepada warga oleh jajaran Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dalam kegiatan ini.
"Saya lihat masyarakat sudah mengetahui tahapan verifikasi semua jalur jelang pendaftaran online PPDB dimulai pada 3 Juli 2018 nanti. Sistem sudah berjalan baik dan saya apresiasi pelayanan oleh jajaran OPD terkait dan aparatur wilayah yang ada. Termasuk kesiapan suport dari PLN dan Telkom terkait aksesibilitas sistem PPDB. Dan semoga kegiatan ini menjadi ladang amal ibadah kita," ungkap Ruddy.
Terkait penerimaan siswa yang dilakukan sekolah swasta, ia katakan, Disdik dan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) telah berkoordinasi mengenai rombongan belajar yang tujuan utamanya agar semua anak warga Kota Bekasi bisa mengenyam pendidikan yang layak.
"Sudah dibicarakan terkait rombel antara Disdik dengan BMPS. Intinya bagaimana komitmen kita bersama memfasilitasi anak usia sekolah bisa memperoleh pendidikan," ungkap Ruddy.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzi mengatakan jalur afirmasi atau jalur warga tidak mampu dilakukan verifikasi Kartu Keluarga, NIK di kecamatan. Ditambah salah satu syarat lain dengan memiliki Kartu Indonesia Pintar atau Kartu Indonesia Sehat atau masuk Program Keluarga Harapan bisa mendaftar di jalur afirmasi tersebut.
Setelah diverifikasi dan diinput data, dan dinyatakan berhasil, barulah masuk tahapan pendaftaran sekolah tujuan secara online yang akan dimulai pada 3-5 Juli 2018.
Ali juga menyebut Pemkot Bekasi di PPDB 2018/2019 menyediakan 3700 kursi se-Kota Bekasi melalui jalur afirmasi atau sebanyak 25 persen dari total kursi sebanyak 14.800 untuk sekolah negeri di Kota Bekasi.
"Semoga program PPDB bisa berjalan maksimal dan lebih bagus mengakomodir warga Kota Bekasi," harap Ali Fauzie. (goeng)










