- Tingkatkan Transparansi Pelayanan Publik, Disdik Kota Bekasi Sediakan Ruang Pengaduan Resmi dan Layanan PPID Pelaksana
- Petunjuk Evakuasi Gedung 3 Lantai Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Kenali Jalur Keselamatan Sejak Dini
- SILAT V2 Kota Bekasi, Akses Layanan Perizinan Pendirian Sekolah
- Survei Kepuasan Masyarakat TW II Tahun 2026 Dinas Pendidikan Kota Bekasi
- Disdik Kota Bekasi Sosialisasikan Whistleblowing System
- Disdik Kota Bekasi Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh 8–9 September 2026 Antisipasi Paparan Abu Vulkanik
- Dinas Pendidikan Kota Bekasi Tingkatkan Kewaspadaan Sekolah terhadap Abu Vulkanik
- Siswa dari Luar Negeri Ingin Melanjutkan Sekolah di Indonesia? Ini Prosedur Penyalurannya
- Panduan Mendirikan PKBM: Tahapan, Persiapan, Perizinan, dan Pengelolaannya
- Selamat Hari Pramuka ke-65: Pramuka dan Ketahanan Pangan Menjadi Pilar Menuju Indonesia Emas 2045
Rapat Koordinasi Pencegahan Tawuran Pelajar

KOTABEKASI- Pemerintah Kota Bekasi bersama Polres Metro Bekasi Kota dan KODIM 0507 Bekasi menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan Tawuran Pelajar di wilayah hukum Kota Bekasi. Rapat yang berlangsung di Aula Utama Polres Metro Bekasi Kota Jalan Pramuka Bekasi Selatan, dipimpin langsung oleh Kapolres Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto. Rapat Koordinasi ini juga dihadiri oleh Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Cecep Suherlan, Pimpinan DPRD Kota Bekasi, H. Edi, Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, H Inayatullah dan seluruh lurah se Kota Bekasi.
Dalam sambutannya, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengajak seluruh unsur untuk memberikan pembinaan dan sosialisasi terhadap para pelajar. Tentunya ini dalam rangka menekan angka tawuran antar pelajar.
" Rapat ini sengaja digelar, agar semua unsur dapat bersatupadu dalam upaya pencegahan dan memberikan pembinaan terhadap para anak didik kita," ujar Indarto.
Pihaknya juga mengatakan pentingnya peran pendidik di sekolah, peran tokoh agama, tokoh masyarakat serta peran keluarga untuk bersama-sama memberikan sosialisasi dampak negatif yang diakibatkan dari tawuran.
"Peran para pendidik dan keluarga amatlah penting sebagai upaya pencegahan agar anak-anak kita tidak terlibat dalam tawuran. Memberikan saluran positif bagi anak-anak kita untuk berprestasi di bidang akademis maupun non akademis. Jika terlibat tawuran maka masa depan generasi akan terancam," lanjut Indarto.
Ia juga berpesan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh dengan hal - hal negatif dan mengajak untuk meningkatkan prestasi.
" Selain Tawuran, ancaman yang dapat merusak ialah narkoba. Maka saya mengajak agar anak - anakku para pelajar khususnya di Kota Bekasi tidak mendekatkan diri ke hal-hal yang negatif yang tentunya dapat merusak masa depan, maka mari kita cetak prestasi agar masa depan menjadi baik," jelasnya.
Senada dengan Kapolres Metro Kota Bekasi, Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, H Inayatullah mengatakan dalam hal ini Dinas Pendidikan juga telah melakukan upaya - upaya pencegahan tawuran pelajar dengan mengoptimalkan peran para pendidik untuk mengarahkan para pelajar ke hal-hal yang bersifat positif serta juga mengoptimalkan peran komite orangtua.
" Terus - menerus kita lakukan upaya pencegahan. Dengan mengoptimalkan peran bapak ibu pendidik disekolah untuk terus memberikan nasihat-nasihat kepada anak didik, dan juga para pendidik harus mampu mengarahkan anak didiknya untuk menyalurkan anak didiknya ke kegiatan ekstrakurikuler yang nantinya akan menghasilkan prestasi. Peran komite orangtua juga sangatlah penting, kasih sayang keluarga dan memberikan perhatian penuh terhadap anak-anaknya juga dapat menjadi satu upaya pencegahan agar anaknya tidak terlibat dalam pergaulan yang negatif," tutupnya. (Ez/HMS)










