- MPLS Ramah dan Beradab SDI Assuryaniyah 2026: Tanamkan Adab, Cegah Bullying, Bentuk Generasi Berprestasi
- SDN Margahayu V Gelar MPLS Ramah Bertema Kerajaan
- Kesiapan CAT SPMB 2026: Mayoritas SMP Negeri Kota Bekasi Telah Memiliki Laboratorium Komputer
- Dinas Pendidikan Kota Bekasi ajak masyarakat kawal SPMB 2026 yang Objektif, Transparan, Akuntabel, Tanpa Pungli dan Tanpa Gratifikasi
- PPID Disdik Kota Bekasi: Verifikasi Data Jadi Kunci Distribusi Hasil TKA
- Informasi Jalur Domisili SPMB: Kuota SD dan SMP di Kota Bekasi dan Wilayah Perbatasan
- Aturan Dokumen yang Wajib Peserta Bawa Saat Ujian CAT
- Pendaftaran Murid Baru Kota Bekasi 2026 Resmi Dimulai
- Aturan Baru Sistem Penerimaan Murid Baru Kota Bekasi Bekasi 2026
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Perkuat Transparansi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) TA 2026/2027
Dinas Pendidikan Jawa Barat Membutuhkan Lahan Untuk Pembangunan Sekolah Baru

Keterangan Gambar : ilustrasi
Kepala Balai pelayanan dan pengawasan pendidikan wilayah dua jabar Otin Martini mengakui Dinas Pendidikan provinsi Jawa Barat membutuhkan bantuan Kota dan Kabupaten untuk penyiapan lahan pembangunan Unit Sekolah Baru. Hal ini mengingat keuangan provinsi Jawa Barat belum memadai untuk pembangunan USB.
" Kita Wilayah dua meliputi Bekasi Kota, Kabupaten Bekasi, Karawang, Purwakarta dan Subang masih ada sekitar 16 USB atau sekolah satu atap yang membutuhkan bantuan hibah dari Kota dan Kabupaten.Saat ini baru Kota Bekasi yang memberikan hibah lahan pembangunan SMK 15 ," ungkap Otin di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
Pihaknya mengatakan bahwa kordinasi dengan semua Dinas Kabupaten /Kota terus di lakukan mengingat kesiapan infrastruktur SMA /SMK N di Jawa Barat yang masih butuh bantuan dari wilayah Kota dan Kabupaten
Banyak sekolah satu atap yang secara bertahap di selesaikan.
" Barangkali ada yang ingin memberikan bantuan, kita akan kaji ulang terkait permohonan lahan dan bantuan dana buat siswa dari masing masing Kota Kabupaten," ungkapnya.
Ada sekitar 16 SMK /SMA N yang masih butuh perhatian dari Kota /Kabupaten untuk penyediaan lahan .Pihak Provinsi Jawa Barat masih menurut Otin masih mencari lahan karena alih kelola SMA /SMK N baru satu tahun .
" Kalo dulu di Kelola Kota Bekasi ada bantuan siawa perbulan 170 ribu, saat ini di Kelola profinsi baru bisa 700 ribu per tahun,kita minta bantuan siswa per bulan ," ungkapnya.










