- Kesiapan CAT SPMB 2026: Mayoritas SMP Negeri Kota Bekasi Telah Memiliki Laboratorium Komputer
- Dinas Pendidikan Kota Bekasi ajak masyarakat kawal SPMB 2026 yang Objektif, Transparan, Akuntabel, Tanpa Pungli dan Tanpa Gratifikasi
- PPID Disdik Kota Bekasi: Verifikasi Data Jadi Kunci Distribusi Hasil TKA
- Informasi Jalur Domisili SPMB: Kuota SD dan SMP di Kota Bekasi dan Wilayah Perbatasan
- Aturan Dokumen yang Wajib Peserta Bawa Saat Ujian CAT
- Pendaftaran Murid Baru Kota Bekasi 2026 Resmi Dimulai
- Aturan Baru Sistem Penerimaan Murid Baru Kota Bekasi Bekasi 2026
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Perkuat Transparansi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) TA 2026/2027
- Survei Kepuasan Masyarakat TW I Tahun 2026 Dinas Pendidikan Kota Bekasi
- Tingkatkan Kualitas Layanan
Jenderal Besar Abdul Haris Nasution

Pak Nas adalah sapaan akrab dari Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, beliau meninggal dunia pada tanggal 6 september 2000 akibat diabetes dan stroke. Beliau adalah pahlawan nasional yang lolos dari peristiwa G30S-PKI di tahun 1965. Sejak tahun 1943, Jenderal Bintang Lima ini mulai mengawali karirnya di bidang militer melalui Akademi Militer Bandung. Jabatan sebagai Wakil Panglima Komando Tertinggi pada tahun 1965 dijabatnya, tepat sebelum terjadi peristiwa G30S-PKI. Pada peristiwa ini, Jendral Besar A.H Nasution sendiri harus merelakan putrinya Ade Irma Suryani yang gugur ditembak PKI yang berseragam pasukan Cakrabirawa. Sedangkan posisi strategis terakhirnya yang sempat dijabatnya adalah Ketua MPRS untuk periode 1966-1972.
Mari kita mengenang jasa pahlawan kita, serta melanjutkan perjuangannya dengan mengukir prestasi dan mewujudkan cita-cita menjadi anak bangsa yang kuat juga berkualitas.










