- Tingkatkan Transparansi Pelayanan Publik, Disdik Kota Bekasi Sediakan Ruang Pengaduan Resmi dan Layanan PPID Pelaksana
- Petunjuk Evakuasi Gedung 3 Lantai Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Kenali Jalur Keselamatan Sejak Dini
- SILAT V2 Kota Bekasi, Akses Layanan Perizinan Pendirian Sekolah
- Survei Kepuasan Masyarakat TW II Tahun 2026 Dinas Pendidikan Kota Bekasi
- Disdik Kota Bekasi Sosialisasikan Whistleblowing System
- Disdik Kota Bekasi Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh 8–9 September 2026 Antisipasi Paparan Abu Vulkanik
- Dinas Pendidikan Kota Bekasi Tingkatkan Kewaspadaan Sekolah terhadap Abu Vulkanik
- Siswa dari Luar Negeri Ingin Melanjutkan Sekolah di Indonesia? Ini Prosedur Penyalurannya
- Panduan Mendirikan PKBM: Tahapan, Persiapan, Perizinan, dan Pengelolaannya
- Selamat Hari Pramuka ke-65: Pramuka dan Ketahanan Pangan Menjadi Pilar Menuju Indonesia Emas 2045
Jenderal Besar Abdul Haris Nasution

Pak Nas adalah sapaan akrab dari Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, beliau meninggal dunia pada tanggal 6 september 2000 akibat diabetes dan stroke. Beliau adalah pahlawan nasional yang lolos dari peristiwa G30S-PKI di tahun 1965. Sejak tahun 1943, Jenderal Bintang Lima ini mulai mengawali karirnya di bidang militer melalui Akademi Militer Bandung. Jabatan sebagai Wakil Panglima Komando Tertinggi pada tahun 1965 dijabatnya, tepat sebelum terjadi peristiwa G30S-PKI. Pada peristiwa ini, Jendral Besar A.H Nasution sendiri harus merelakan putrinya Ade Irma Suryani yang gugur ditembak PKI yang berseragam pasukan Cakrabirawa. Sedangkan posisi strategis terakhirnya yang sempat dijabatnya adalah Ketua MPRS untuk periode 1966-1972.
Mari kita mengenang jasa pahlawan kita, serta melanjutkan perjuangannya dengan mengukir prestasi dan mewujudkan cita-cita menjadi anak bangsa yang kuat juga berkualitas.










