MPLS Ramah dan Beradab SDI Assuryaniyah 2026: Tanamkan Adab, Cegah Bullying, Bentuk Generasi Berprestasi

Oleh indra lesmana 14 Jul 2026, 15:46:00 WIB dikdas
MPLS Ramah dan Beradab SDI Assuryaniyah 2026: Tanamkan Adab, Cegah Bullying, Bentuk Generasi Berprestasi

KOTA BEKASI – SDI Assuryaniyah resmi mengawali pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah dan Beradab Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menghadirkan suasana yang hangat, aman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru. Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi langkah awal sekolah dalam membangun karakter, menanamkan nilai-nilai adab, serta memperkenalkan budaya sekolah yang berorientasi pada pembentukan generasi Qur'ani, berilmu, dan berakhlak mulia.

Mengusung semangat "Mengenal Sekolah, Menyapa Sahabat, Meraih Masa Depan Gemilang", MPLS SDI Assuryaniyah tidak hanya berisi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi momentum membangun kedekatan antara peserta didik dengan guru, teman sebaya, serta seluruh warga sekolah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, penyambutan peserta didik baru, pengenalan guru dan tenaga kependidikan, hingga berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan yang dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat belajar sejak hari pertama.

Suasana penuh antusias tampak dari wajah para siswa yang mengenakan beragam atribut profesi dan kostum edukatif. Mereka mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh keceriaan, mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, permainan edukasi, hingga pelepasan balon sebagai simbol dimulainya perjalanan pendidikan di SDI Assuryaniyah.

Kepala SDI Assuryaniyah, Ir. Fadeli Supriyad, M. Pd., menegaskan bahwa konsep MPLS Ramah merupakan implementasi dari kebijakan pendidikan yang menempatkan peserta didik sebagai subjek utama yang harus memperoleh rasa aman, nyaman, dan bahagia selama berada di lingkungan sekolah.

"MPLS Ramah adalah masa pengenalan teman, guru, budaya, dan lingkungan sekolah. Di SDI Assuryaniyah peserta didik diajarkan adab serta tata tertib yang baik sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari maupun selama mengikuti proses pembelajaran," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari segala bentuk perundungan maupun kekerasan.

"SDI Assuryaniyah merupakan sekolah yang menolak segala bentuk bullying dan kekerasan. Guru-guru di SDI Assuryaniyah adalah orang tua bagi seluruh siswa selama berada di sekolah. Karena itu, kami mengajak anak-anak untuk tidak takut menyampaikan kepada guru apabila melihat atau mengalami tindakan bullying maupun kekerasan," katanya.


Menurut Fadeli, sekolah telah menyiapkan mekanisme penanganan yang tegas terhadap setiap laporan yang diterima.

"Sekolah menjamin akan menindak setiap pelaku bullying dan kekerasan sesuai aturan yang berlaku agar seluruh peserta didik dapat belajar dengan aman, nyaman, dan bahagia di SDI Assuryaniyah," tegasnya.

Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, para peserta didik juga dikenalkan pada nilai-nilai utama yang menjadi budaya SDI Assuryaniyah, yakni Belajar, Berkarakter, Bersahabat, dan Berprestasi. Keempat nilai tersebut menjadi fondasi dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian sosial.

Melalui MPLS Ramah dan Beradab, sekolah berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang positif, membangun persahabatan, serta tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab.

Dengan lingkungan belajar yang aman dan bebas bullying, SDI Assuryaniyah optimistis dapat mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter kuat sesuai dengan visi sekolah, yaitu melahirkan Generasi Qur'ani, Berilmu, dan Berakhlak Mulia.

"Hari ini mengenal sekolah, esok menjadi kebanggaan sekolah." Kalimat tersebut menjadi semangat yang mengiringi langkah pertama para peserta didik baru dalam memulai perjalanan pendidikan menuju masa depan yang gemilang di SDI Assuryaniyah.