- MPLS Ramah dan Beradab SDI Assuryaniyah 2026: Tanamkan Adab, Cegah Bullying, Bentuk Generasi Berprestasi
- SDN Margahayu V Gelar MPLS Ramah Bertema Kerajaan
- Kesiapan CAT SPMB 2026: Mayoritas SMP Negeri Kota Bekasi Telah Memiliki Laboratorium Komputer
- Dinas Pendidikan Kota Bekasi ajak masyarakat kawal SPMB 2026 yang Objektif, Transparan, Akuntabel, Tanpa Pungli dan Tanpa Gratifikasi
- PPID Disdik Kota Bekasi: Verifikasi Data Jadi Kunci Distribusi Hasil TKA
- Informasi Jalur Domisili SPMB: Kuota SD dan SMP di Kota Bekasi dan Wilayah Perbatasan
- Aturan Dokumen yang Wajib Peserta Bawa Saat Ujian CAT
- Pendaftaran Murid Baru Kota Bekasi 2026 Resmi Dimulai
- Aturan Baru Sistem Penerimaan Murid Baru Kota Bekasi Bekasi 2026
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Perkuat Transparansi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) TA 2026/2027
Kepala Dinas Pendidikan tetap terima pendemo meskipun ditunjuk-tunjuk

Keterangan Gambar : demo
Kota Bekasi - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi tetap terima pendemo sekalipun di sebut aki2. Humas pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) Dinas Pendidikan Kota Bekasi menyayangkan adanya tindakan represif Mahasiswa pendemo mengatasnamakan Forum Peduli Pendidikan Kota Bekasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi saat menyampaikan orasinya.
Saat Kadisdik dan sekdisdik datang untuk.menemui para pendemo salah seorang yang orasi yaitu sdr. Muhzmad Ali jelas jelas sambil menunjukan jarinya kehadapan kadisdik dan sekdisdi dua duanya sudah aki aki. Ini yang di sayangkan. "Silahkan jika ingin berdemo, tapi seharusnya mereka paham etika. Kenapa harus tunjuk tunjuk?. Mereka disekolahkan ke jenjang tinggi, harusnya mengerti cara menyampaikan pendapat yang baik dan terlebih dihadapan orang yang lebih yang notabene sebagai orang yang diberi amanah oleh pak wali sebagai kadisdik dan sekdisdik, dari mereka" Humas PPID Disdik Kota Bekasi pada Selasa (18/7/2023).
Ia menyebut, Kepala Disdik Kota Bekasi, UU Saeful Mikdar telah menemui para pendemo guna menerima penyampaian pendapat para Mahasiswa.
"Pak UU secara koperatif menemui mereka, mendengarkan aspirasinya. Dengan cara beliau selaku pejabat duduk dibawah bersama mereka, agar lebih dekat. Tapi justru kami melihat kenapa pendemo ini malah melakukan tindakan represif dengan tunjuk-tunjuk kepala dinas dan sekdisdik kami," paparnya.










