- Selamat Hari Pramuka ke-65: Pramuka dan Ketahanan Pangan Menjadi Pilar Menuju Indonesia Emas 2045
- Dinas Pendidikan Kota Bekasi Umumkan Mini Kompetisi Pengadaan Mebel SD dan SMP 2026
- Surat Edaran Wali Kota Bekasi tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bekasi
- Presentasi Penanganan Pengaduan pada Dinas Pendidikan Kota Bekasi Tahun 2026
- MPLS Ramah dan Beradab SDI Assuryaniyah 2026: Tanamkan Adab, Cegah Bullying, Bentuk Generasi Berprestasi
- SDN Margahayu V Gelar MPLS Ramah Bertema Kerajaan
- Kesiapan CAT SPMB 2026: Mayoritas SMP Negeri Kota Bekasi Telah Memiliki Laboratorium Komputer
- Dinas Pendidikan Kota Bekasi ajak masyarakat kawal SPMB 2026 yang Objektif, Transparan, Akuntabel, Tanpa Pungli dan Tanpa Gratifikasi
- PPID Disdik Kota Bekasi: Verifikasi Data Jadi Kunci Distribusi Hasil TKA
- Informasi Jalur Domisili SPMB: Kuota SD dan SMP di Kota Bekasi dan Wilayah Perbatasan
Selamat Hari Pramuka ke-65: Pramuka dan Ketahanan Pangan Menjadi Pilar Menuju Indonesia Emas 2045
Semangat Satya dan Darma Pramuka Diharapkan Membentuk Generasi Mandiri, Berkarakter, dan Peduli Masa Depan Bangsa

KOTA BEKASI – Peringatan Hari Pramuka ke-65 pada 14 Agustus 2026 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Tahun ini, Hari Pramuka mengusung tema:
“Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Tema tersebut menegaskan bahwa Pramuka tidak hanya berfokus pada kegiatan kepramukaan semata, tetapi juga diarahkan untuk berkontribusi dalam isu strategis nasional, termasuk ketahanan pangan, kemandirian bangsa, dan pembangunan sumber daya manusia unggul.
Pramuka dan Pendidikan Karakter
Gerakan Pramuka sejak lama dikenal sebagai wadah pendidikan nonformal yang menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, gotong royong, kepemimpinan, serta kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang cepat, generasi muda membutuhkan ruang pembinaan yang mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan karakter yang kuat. Pramuka hadir sebagai salah satu sarana pembentukan karakter tersebut.
Semangat Pramuka terus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berkarya, mengabdi, mandiri, dan turut berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan serta masa depan Indonesia yang maju dan berdaya saing.
Ketahanan Pangan Dimulai dari Generasi Muda
Tema Hari Pramuka ke-65 juga mengajak anggota Pramuka untuk lebih dekat dengan isu swasembada pangan. Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar dan generasi muda.
Melalui kegiatan seperti pemanfaatan lahan sekolah, budidaya tanaman pangan, pengelolaan lingkungan, bank sampah, dan kewirausahaan berbasis pertanian, Pramuka dapat menjadi pelopor gerakan hidup mandiri dan produktif.
Pendidikan tentang pangan dan lingkungan sejak dini akan membentuk generasi yang tidak hanya konsumtif, tetapi juga mampu menghasilkan, menjaga, dan mengelola sumber daya secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi: Pramuka Harus Menjadi Penggerak Kemandirian
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Chondro Wibhowo, M.S., S.E., menyampaikan bahwa Hari Pramuka ke-65 harus dimaknai sebagai penguatan peran Pramuka dalam membentuk karakter pelajar yang tangguh dan siap menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045.
“Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang disiplin, mandiri, peduli sesama, dan cinta tanah air. Tema tahun ini sangat relevan karena mengajak kita menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan kemandirian bangsa,” ujar Chondro Wibhowo.
Ia menambahkan bahwa sekolah perlu terus mendukung kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari pendidikan karakter yang menyeluruh.
“Kami berharap Pramuka di sekolah-sekolah menjadi ruang pembelajaran nyata bagi peserta didik untuk berlatih kepemimpinan, gotong royong, kepedulian lingkungan, serta semangat berkarya dan mengabdi. Nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka harus hidup dalam perilaku sehari-hari,” tambahnya.
Menuju Indonesia Emas 2045
Indonesia Emas 2045 menargetkan lahirnya generasi unggul yang sehat, berpendidikan, produktif, dan berkarakter. Untuk mencapai cita-cita tersebut, pembangunan karakter tidak bisa dipisahkan dari pembangunan pendidikan.
Pramuka menjadi salah satu instrumen penting karena mengajarkan keseimbangan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap hidup. Anggota Pramuka didorong untuk siap menghadapi tantangan global, namun tetap berakar pada nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.
Kobarkan Semangat Satya dan Darma Pramuka
Peringatan Hari Pramuka ke-65 bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan ajakan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membina generasi muda Indonesia.
Mari terus kobarkan semangat Satya dan Darma Pramuka untuk Indonesia yang lebih tangguh, mandiri, dan sejahtera.
Dengan semangat pengabdian, kemandirian, dan gotong royong, Pramuka diharapkan terus menjadi pelopor perubahan positif di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.









